Sesuatu di JogjaaAaAaAaAAaA

 

1. Kampung Batik Giriloyo





Kampung Batik Giriloyo ini sebenarnya tidak terlalu jauh dari pusat pemerintahan Daerah Istimewa Yogyakarta (jaraknya hanya sekitar 15km/ kira kira 40 menit). Namun karena daerah ini terpencil dan berada di kakai bukit. Suasana khas pedesaan yang sepi dan sunyi namun penuh dengan kebersamaan dan kedamaian sangat mewarnai daerah tersebut. Giriloyo dengan kesunyiannya sebenarnya menyimpan warisan budaya yang luar biasa, selain Gurah tradisional yang sangat terkenal itu (pengobatan tradisional dengan akar untuk berbagai penyakit saluran pernafasan), giriloyo juga merupakan sentra dari pengrajin batik di Yogyakarta. Di desa ini kalian dapat berburu batik, ataupun mungkin ingin belajar tentang proses batik asli langsung dari pengrajinnya.


2. Omah Kecebong
 





Tempat wisata ini menawarkan konsep alam yang dipadukan dengan budaya Jawa. Dengan mengunjungi Omah Kecebong yang ada di Jogja ini, berarti Anda sudah turut membantu melestarikan warisan budaya Jawa. Pemandangan dan suasana yang asri akan Anda temukan di wisata budaya ini.
Di sini, Anda akan lebih mengenal kebudayaan masyarakat Jawa dengan kegiatan yang dilakukan bersama warga sekitar. Kegiatan yang bisa Anda lakukan di tempat ini diantaranya adalah memakai pakaian adat Jawa, membatik, membajak sawah, menanam padi dan mengelilingi desa mengendarai gerobak sapi.Selain itu, di tempat ini Anda juga bisa mempelajari budaya musik tradisional khas Jawa. Ada seperangkat gamelan Jawa yang disediakan di tempat ini. Anda bisa mencoba memainkannya atau menikmati pertunjukkan gamelan yang dimainkan oleh ahlinya.
Lepas dari itu semua, wisata Omah Kecebong ini merupakan salah satu upaya pelestarian budaya Jawa yang patut dibanggakan. Di tengah gempuran wisata modern, tempat wisata ini mampu bersaing dengan produktif. Banyak pengunjung yang datang dari luar daerah atau luar negeri, membuktikan bahwa wisata ini patut diacungi jempol.



3. Lava Tour






Lava Tour Merapi Yogyakarta merupakan wisata yang muncul akibat letusan Gunung Merapi tahun 2010, yang mengeluarkan debu awan panas dan lahar dingin. Sedangkan wisata religi di Desa Kinahrejo yaitu adanya petilasaan bekas rumah Mbah Maridjan yang hancur akibat letusan Gunung Merapi.



4. Gembira Loka Zoo



Gembira Loka Zoo memiliki beberapa zona satwa yang bisa dikunjungi, antara lain: Zona Petting Zoo, Reptil & Amphibi, Bird Park, Mamalia, Primata, DLL. Gembira Loka Zoo merupakan Kebun Raya dan Kebun Binatang yang berada di Kota Yogyakarta. Memiliki berbagai wahana rekreasi seperti interaksi satwa, kolam sentuh, kolam tangkap, terapi ikan, perahu kayuh, skuter air, atv, bumper boat, speed boat, perahu katamaran, dan lain lain.


5. Ullen Sentalu





Museum Ullen Sentalu, terletak di Kecamatan Pakem (Kaliurang), Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, adalah museum yang menampilkan budaya dan kehidupan para bangsawan Dinasti Mataram (Kasunanan Surakarta, Kesultanan Yogyakarta, Praja Mangkunegaran, dan Kadipaten Pakualaman) beserta koleksi bermacam-macam batik (baik gaya Yogyakarta maupun Surakarta).

Museum ini juga menampilkan tokoh raja-raja beserta permaisurinya dengan berbagai macam pakaian yang dikenakan, baik untuk acara formal maupun untuk keseharian.

Nama Ullen Sentalu merupakan akronim dari bahasa Jawa : “ULating bLENcong SEjatiNe TAtaraning LUmaku” yang artinya adalah “Nyala lampu blencong sebagai petunjuk bagi umat manusia dalam melangkah dan meniti kehidupan”. Falsafah ini diambil dari sebuah lampu minyak yang dipergunakan dalam pertunjukkan wayang kulit (blencong) yang merupakan cahaya yang selalu bergerak untuk mengarahkan dan menerangi perjalanan hidup kita. Museum ini didirikan oleh salah seorang bangsawan Yogyakarta yang dikenal sangat dekat dengan keluarga keraton Surakarta dan Yogyakarta.




6. Malioboro





 
Malioboro menjadi surga oleh-oleh, belanja serta wisata kuliner. Pada malam hari sepanjang jalan Malioboro akan lebih padat dan ramai lagi karena banyak seniman yang mengekspresikan kemampuannya seperti musik, pantomim, melukis dan lainnya. Jalur pedestrian yang dilengkapi dengan beberapa tempat duduk disiapkan Pemerintah Kota Yogyakarta, agar wisatawan dalam negeri maupun mancanegara lebih nyaman dan menikmati suasana Malioboro.



Komentar

  1. KEREEN BANGETT SHER, JADI PENGEN KESENAAA LAGII😍

    BalasHapus
  2. WIDIIII SEREN MAH SELALU KEREN

    BalasHapus
  3. jadii kangen jogjaa

    BalasHapus
  4. OMGG SHEREN KERENN BGTTT!!!!

    BalasHapus
  5. Woww keren banget jadi penegn ke jogjaa

    BalasHapus
  6. mantappp informasinya

    BalasHapus
  7. kereen bangett sherenn

    BalasHapus
  8. nice blog sheren, ustadz dude pasti suka...

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Chiken Katsu

Takoyaki